SEBAGIAN orang berpendapat bahwa kepuasan seksual seorang wanita akan terpenuhi bila ukuran dari penis pasangannya panjang. Mitos ini dipatahkan oleh dr. Heru H.Oentoeng, Andrologis dan Ahli Kemandulan Pria dalam acara Bincang-Bincang Pfizer Sexperience di Gelato Bar- Arcadia, Jakarta Selatan, Jum’at (18/04).

Mak Erot akan bersedih hati jika mendengar pernyataan dr. Heru bahwa ternyata ukuran panjangnya suatu penis terbukti bukanlah faktor utama dari pencapaian orgasme para wanita. Namun tingkat kekerasan penis-lah yang menjadi pemicu utama wanita betah berlama-lama di atas ranjang.

Berdasarkan Global Better Sex Survey terhadap 12.558 pria dan wanita di 27 negara yang dilakukan Pfizer tahun 2006, terungkap bahwa untuk mendapatkan pengalaman seksual yang memuaskan, dibutuhkan tingkat kekerasan ereksi yang optimal.

“Ukuran penis orang Asia itu tergolong pendek, sekitar 8 – 12 cm saja, tapi percuma juga jika besar dan panjang tapi tidak keras. Karena pusat orgasme wanita atau G-Spot itu hanya 2-3 cm dari permukaan vagina, jadi untuk apa punya penis panjang, karena daerah yang menjadi saraf sensasi ada di depan, dan bagian dalam tidak terlalu pengaruh,” ujar dr.Heru.

Jadi, bagi para pria yang merasa tidak percaya diri karena penisnya yang dianggap kecil sebaiknya jangan kecewa, karena yang terpenting adalah bagaimana mencari celah untuk memaksimalkan kekuatan penis pada saat melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Sumber : kompas