Hm, cokelat? Banyak orang menghindari cokelat karena kandungan kalorinya yang cukup besar sehingga khawatir menambah berat badan. Padahal, selain kandungan kalorinya, cokelat juga memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Cokelat diolah dari bahan dasar biji kakao. Kakao mengandung asam lemak jenuh, namun sebagian besar berupa asam stearat yang menurut penelitian tidak akan menaikan kadar kolesterol dalam darah seperti asam lemak jenuh lainnya. Asam lemak lainnya yang terkandung dalam biji kakao adalah asam lemak tak jenuh dan asam lemak jenuh yang disebut palmitic fatty acid. Kebanyakan cokelat di pasaran sudah dicampur dengan bahan-bahan lain sehingga lemak yang terkandung di dalamnya menjadi mirip dengan lemak susu dan lemak-lemak jenuh lainnya.

Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari cokelat, antara lain:

1. Menurunkan risiko serangan jantung.

Mengkonsumsi cokelat murni setiap hari dapat menurunkan risiko kematian akibat serangan jantung. Pendapat ini diungkapkan oleh seorang peneliti dari John Hopkins University School, AS. Pada penelitiannya diungkapkan bahwa pembentukan gumpalan darah pada pemakan cokelat jauh lebih lambat daripada yang tidak mengkonsumsi cokelat. Trombus yang terlalu besar akan menyebabkan pembuluh darah jantung tersumbat dan bisa menyebabkan serangan jantung. Flavanol dalam biji kakao mempunyai efek biokimia yang dapat menurunkan pembentukan gumpalan darah.

2. Menurunkan tekanan darah dan menurunkan resistensi insulin.

Sebuah penelitian di Italia membandingkan 15 orang sehat yang diberikan cokelat yang mengandung flavanol dan coklat yang tidak mengandung flavanol. Kedua kelompok tersebut diamati selama 15 hari. Ternyata, resistensi insulin (faktor resiko kencing manis) pada kelompok yang mengkonsumsi cokelat yang mengandung flavanol, sangat jauh menurun. Tekanan darah sistolik juga menurun.

3. Memperbaiki sirkulasi darah arteri.

Orang sehat yang mengkonsumsi cokelat yang ber-flavanol mempunyai sirkulasi darah arteri yang bagus, sehingga kemampuan pembuluh darahnya untuk berelaksasi sangat tinggi, yang sangat berguna untuk kesehatan jantung.

Sebuah catatan penting yaitu semakin banyak kandungan cokelat murni dalam suatu produk cokelat maka semakin tinggi kadar antioksidannya. Namun, Anda haru berhati-hati dan menghitung-hitung kalori yang masuk agar tidak berlebihan. Sekadar informasi, seratus gram cokelat di pasaran mengandung sekitar 150 kalori.

Sumber : suara merdeka